Selasa, 19 Juli 2016
Senin, 18 Juli 2016
Minggu, 17 Juli 2016
"UMMU SALMAH" (Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus)
"UMMU SALMAH"
Beliau bernama asli HINDUN bint ABI UMAYYAH RA.
Beliau merupakan salah 1 wanita yang pertama kali ikut hijrah ke kota Habasyah dan Madinah. Suaminya (ABU SALMAH) wafat di tahun 4 Hijriyah. Sebelum wafat suaminya pernah berdo'a
اللهُمَّ ارزُقهَا رَجُلًا اَخِيرً مِنِّي لَا يَحزَنُهَا وَلَا يُوءذِيهَا
"Wahai Allah limpahkan pada istriku laki-laki yang terakhir dari ku yang tidak membuatnya sedih dan tidak menyakitinya"
setelah habis masa iddah nya datanglah SAYYIDINA ABU BAKAR RA untuk melamarnya namun ditolaknya, lalu datang SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB, namun ditolak juga. Maka datanglah RASULULLAH SAW untuk melamarnya, dan beliau berkata Marhaban yaa RASULULLAH, sebagai tanda bahwa beliau menerima lamaran RASULULLAH SAW.
Setelah menikah SAYYIDATUNA HINDUN ditempatkan dirumah yang dulu ditempati SAYYIDATUNA ZAINAB bint KHUZAIMAH yang mana beliau telah wafat. SAYYIDATUNA HINDUN sangat mencintai RASULULLAH SAW melebihi keluarganya, begitu juga anak-anaknya. Beliau memiliki anak yang bernama safinah yang juga sangat mencintai RASULULLAH dan menjadi khodim RASULULLAH SAW.
SAYYIDATUNA HINDUN adalah seorang wanita yang sangat cantik dari keturunan bangsawan, sehingga SAYYIDATUNA AISYAH sangat cemburu kepadanya. Suatu ketika SAYYIDATUNA AISYAH merasa sangat cemburu mendengar cerita RASULULLAH tentang kecantikan SAYYIDATUNA HINDUN, sehingga SAYYIDATUNA AISYAH ingin melihat sendiri. Dan setelah beliau melihatnya maka beliau berkata "sesungguhnya kecantikannya jauh lebih cantik dari apa yang telah diceritakan"
SAYYIDATUNA HINDUN banyak meriwayatkan hadist-hadist RASULULLAH SAW. Beliau terkenal sebagai wanita yang cerdas dan pintar diantara para sahabat wanita. Dan beliau menjadi mufti setelah wafatnya RASULULLAH SAW. Beliau banyak tinggal didalam rumah untuk beribadah dan taat. Beliau memiliki kedudukan yang sempurna diantara sahabat wanita. Beliau dikarunai usia yang panjang hingga saat SAYYIDINA HUSEIN dan keluarganya dibantai dalam perang karbala. Mendengar berita tersebut SAYYIDATUNA HINDUN pingsan. Beliau sangat sedih hingga beliau wafat di tahun 61 Hijriyah di usia 90th dan dimaqamkan dipemaqaman baqi'. Beliau merupakan istri RASULULLAH yang terakhir wafat.
Senin, 04 Juli 2016
Puasa dan al-Qur'an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba kelak dihari kiamat
قال رسول الله صلی الله عليه وسلم
الصّيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة. يقول الصّيام : أي ربّ منعته الطّعام والشهوة , فشفّعني فيه. ويقول القرأن : منعته النّوم باللّيل , فشفّغني فيه. فيشفّعان فيه (رواه ابن عمر والامام احمد
"Puasa dan al-Qur'an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba kelak dihari kiamat.
Puasa akan berkata : "Wahai Allah, aku telah menahan orang ini dari makan dan nafsu syahwatnya, karena itu izinkan aku untuk memberi syafaat kepadanya"
Dan al-Qur'an berkata : "Wahai Allah, aku telah melarang orang ini dari tidur di malam hari, karena itu izinkan aku memberi syafaat kepadanya."
maka keduanya memberikan syafaatnya
Berkata sayyidina Ali bin Abi Tholib RA
"Barang siapa membaca Al-Qur'an dalam keadaan berdiri di dalam sholatnya maka baginya 100 kebaikan dari Allah dalam setiap hurufya, barang siapa membaca Al-Qur'an dalam keadaan duduk di dalam sholatnya maka baginya 50 kebaikan di dalam setiap hurufnya, dan barang siapa membaca Al-Qur'an dalam keadaan tidak berwudhu maka baginya 25 kebaikan dalam setiap duduknya."
Namun tidaklah dibenarkan jika seseorang membaca Al-Qur'an dalam keadaan tidak berwudhu. Keadaan tersebut diperbolehkan ketika seseorang bertujuan untuk memperlancar bacaan Al-Qur'annya.
Minggu, 26 Juni 2016
Rabu, 22 Juni 2016
Senin, 20 Juni 2016
(Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus) Mengenal Istri-istri RASULULLLAH SAW (UMMAHATUL MUKMININ)
SAYYIIDATUNA HAFSHOH
Beliau bernama HAFSHOH binti UMAR bin KHATTAB
Merupakan istri pertama setelah SAYYIDATUNA KHODIJAH.
Beliau mendapat julukan
✅ASH SHOWAMAH : wanita yang gemar berpuasa
✅AL QOWAMAH : wanita yang tidak pernah meninggalkan sholat malam
Dahulu beliau pernah dinikahi oleh KHUNAIS bin HUDZAFAH yang meninggal saat peperangan sehingga membuat SAYYIDATUNA HAFSHOH sangat sedih.
Beliau menjadi janda di usia 20th. Kemudian oleh kedua orang tua nya beliau diminta menikah lagi. Dan dilamarkan SAYYIDINA ABU BAKAR, dan SAYYIDINA UTSMAN BIN AFFAN, namun tidak mendapat jawaban. Lalu kedua orang tuanya datang kepada Rasulullah SAW untuk mengadu.
Dan RASULULLAH SAW menginginkan beliau untuk menjadi istrinya. Maka gembiralah orang tua SAYYIDATUNA HAFSHOH dengan kegembiraan yang luar biasa.
Suatu hari RASULULLAH hendak menceraikan SAYYIDATUNA HAFSHOH, sehingga orang tuanya sangat sedih. Lalu turun MALAIKAT JIBRIL dan berkata kepada RASULULLAH rujuklah dengannya, sesungguhnya ia adalah wanita yang rajin berpuasa dan sholat malam.
SAYYIDATUNA HAFSHOH selalu menuntut ilmu setiap hari, dan meletakkan mushaf Al-Qur'an disebelahnya setelah wafat kedua orang tuanya.
Dan setelah wafatnya RASULULLAH SAW beliau selalu datang ke kediaman RASULULLAH untuk menyendiri dan beribadah disana.
Beliau wafat tahun ke 41 Hijriah dan di maqamkan dipemakaman baqi'.
Langganan:
Postingan (Atom)


